Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts

Friday, November 4, 2011

Gua Gong


Satu lagi tempat wisata menarik yang ada di Indonesia. Namanya Gua Gong. Gua Gong merupakan obyek wisata alam yang berlokasi di Desa Bomo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Teman-teman mungkin membayangkan setelah mendengar kata gua. Gelap, becek, kotor, dan menakutkan. Tetapi tidak dengan Gua Gong. Gua ini memiliki keindahan, keunikan, dan ukiran alami yang ada di dalam gua. Anda akan merasa seperti berada di dunia lain.

sepertinya gelap di dalam sana karena minim penerangan. Namun jangan khawatir, di depan mulut gua banyak yang menawarkan penyewaan lampu senter untuk membantu penerangan. Bahkan juga ada yang menawarkan jasa pemandu jika ingin tahu secara rinci mengenai gua ini.

Monday, October 3, 2011

Mengenal Candi Borobudur

Borobudur adalah candi Budha yang dibangun pada abad ke-8 Masehi oleh Dinasti Syailendra. Letaknya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, di sebelah barat laut kota Yogyakarta. Candi ini tidak hanya terkenal di negara kita saja, yaitu Indonesia tetapi juga dikenal di seluruh dunia. Bahkan sudah diakui oleh UNESCO yaitu sebuah lembaga internasional di bawah PBB yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan sebagai World Heritage Site atau dapat kita artikan situs peninggalan milik dunia yang dilindungi. Wah, luar biasa ya candi Borobudur ini. Tidak hanya itu kehebatan Candi Borobudur. Lalu apa lagi? Baca terus ya, nanti kalian akan menemukan jawabannya.

Tuesday, May 24, 2011

Pantai Anyer - Banten













Bagi yang suka wisata pantai, pantai Anyer pasti sudah pernah dikunjungi. Pantai anyer memang sudah terkenal dan tidak asing lagi dan selalu membuat wisatawan menginjakkan kakinya ke sana di saat libur. Bagi saya pun wisata di pantai Anyer sangat menyenangkan. Namun sayang, bagi saya jaraknya cukup jauh. Bulan lalu saya bersama keluarga merasakan perjalanan yang cukup melelahkan. Tiba di Anyer sudah sore. Untungnya suasana indah pantai dapat terlupakan sejenak dengan pemandangan indah panorama pantai, gunung krakatau dari kejauhan, dan pemandangan sunset.
Bagi yang ingin berwisata Pantai Anyer memiliki banyak pesona menarik. Pasir putih memukau banyak wisatawan. Ditambah pemandangan beserta suara ombak air laut yang berkejaran membuat para pengunjung ingin segera berenang. Pantai Anyer pun menghadap ke Barat, jadi kita dapat melihat matahari terbenam. Belum lagi pemandangan unik Gunung Rakata (anak Gunung Krakatau yang meledak pada tahun 1833). Mecusuar pun tidak luput dari penglihatan wisatawan. Tak jarang wisatawan yang ingin mengabadikan panorama indah ini dengan berfoto serta kamera video.
Berbagai fasilitas rekreasi dan olahraga air cukup lengkap di Anyer ini. Mulai dari taman bermain anak-anak, tempat berenang, arena berjemur sampai tenda-tenda untuk belanja souvenir juga tersedia. Bagi yang suka berselancar dan bermain jetski juga tersedia di pantai Anyer. Bagi yang ingin menginap, Anyer juga menyediakan banyak tempat penginapan mulai dari wisma, hotel, resort, villa, dan cottage. Selain itu, warung tenda pedagang kaki lima di sepanjang pantai, serta rumah makan dan restoran, menawarkan berbagai menu pilihan kepada para pengunjung untuk menyantap makanan di saat lapar sesuai dengan keinginannya.
Sebagai wisata pantai, berbagai fasilitas bagi para pengunjung mudah ditemukan di Anyer. Oleh karenanya Anyer sangat cocok sebagai tempat liburan dengan keluarga.
Kami pun hanya kurang lebih satu jam di sana. Karena kami memang tak sengaja ke pantai Anyer, hanya kebetulan mampir sepulang menghadiri acara pernikahan. Jam enam sore kami meluncur pulang dan terasa perjalanan amat panjang. Belum lagi ada hambatan rusaknya jalan tol, namun saya lupa di kilo meter keberapa. Belum lagi ditambah macet. Namun di luar itu, Anyer memiliki suasana yang menyenangkan.

Wednesday, April 20, 2011

Keliling Indonesia di TMII


































Wisata Bersama Keluarga ke Taman Mini Indonesia Indah.

Menjelajahi Museum Bank Indonesia



Museum Bank Indonesia terletak di kawasan kota tua Jakarta, di jalan Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia.








Penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.



Fasilitas yang tersedia sangat lengkap untuk para pengunjung yang ingin berwisata sambil belajar tentang sejarah perkembangan Bank di Indonesia. Dari mulai Ruang Peralihan yang merupakan ruangan pertama dari seluruh rangkaian kunjungan di Museum Bank Indonesia yang menampilkan serangkaian mata uang yang melayang melalui proyektor khusus dan akan memberikan informasi ketika menangkap salah satu mata uang tersebut. Kemudian ada juga ada Ruang Teater. Ruang teater yang nyaman ini memiliki kapasitas 60 tempat duduk dan akan memutarkan film sejarah Bank Indonesia.
Setelah melalui Ruang Teater, kita akan menuju ke Ruang Pameran Sejarah Bank Indonesia. Ruang ini merupakan ruang pameran tetap yang menceritakan perjalanan sejarah Bank Indonesia yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusanatara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 sampai dengan tahun 2005. Museum Bank Indonesia memang syarat dengan teknologi yang tinggi. Terbukti dengan ruang pameran dilengkapi dengan display elektronik, panel statik, plasma TV, serta diorama sehingga membuat kita nyaman. Kemudian kita akan melihat ruang brankas yang terbuat dari pintu baja seberat 12,5 ton. Di dalamnya adalah ruang Numismatik yang memberikan informasi sejarah alat tukar menukar yang ada di Indonesia. Semua ditata rapi, lengkap dengan kaca pembesar agar pengunjung dapat melihat lebih seksama. Sebelum memasuki ruang ini, teman-teman dapat membaca informasi tentang numismatik dan sejarah uang Indonesia terlebih dahulu melalui tampilan informasi dalam multimedia booth.



Lalu juga ada Ruang Emas Moneter yang menampilkan tumpukan emas yang dipamerkan untuk member gambaran tentang peran emas dalam sejarah perkembangan sistem moneter dari waktu ke waktu. Selain fasilitas-fasilitas tersebut, Museum Bank Indonesia memiliki bangunan arsitektur bersejarah yang syarat dengan informasi, kios buku dan cenderamata, ruang auditorium, pusat informasi BI (BI Information Centre), ruang serba guna, dan juga perpustakaan.

Museum Bank Indonesia memiliki waktu kunjungan yaitu mulai hari Selasa sampai Jumat dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.30 WIB serta hari Sabtu dan Minggu dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 WIB. Kecuali hari Senin dan hari libur nasional tutup. Dan untuk mengunjungi Museum Bank Indonesia ini tidak dipungut biaya atau gratis. Jadi, tunggu apa lagi, ayo jelajahi Museum Bank Indonesia!

Monday, April 18, 2011

Pertunjukan Lumba-Lumba





Hari Minggu kemarin memang saya sudah merencanakan untuk ngajak ank saya jalan-jalan. Namun, mengingat suasana cukup panas, saya lebih memilih keluar hanya sekitar rumah. Kemana? ya, saya mau ngajak anak saya nonton lumba-lumba. Kebetulan waktu lalu saya melihat banyak iklan yang terpampang di sekitar kota Bekasi mengenai pertunjukan lumba-lumba. Dan akhirnya saya berinisiatif membawa anak dan istri saya menonton pertunjukan tersebut. Kebetulan pertunjukannya berlangsung di sekitar daerah rumah, di kawasan Sentra Bisnis Harapan Indah, Bekasi.Dan pertunjukan berlangsung selama satu bulan, dari 15 April s/d 15 Mei 2011.



Kami bertiga mulai masuk ke arena pertunjukan. Di awal pertunjukan, kami disuguhkan atrakasi dari burung kakak tua. Dilanjutkan dengan atraksi menarik dari dua ekor berang-berang yang sangat pintar. Lalu dilanjutkan dengan pertunjukan si beruang madu.

Dan akhirya tibalah pertunjukan yang dinantikan. Dua ekor lumba-lumba menyambut kami dengan loncatan tingginya. Berbagai atraksi mereka peragakan. Dari mulai berhitung, meloncati lingkaran, bermain bola, dan juga berjoget.

Pada saat sesi foto, kami tak ingin membuang kesempatan untuk foto bareng si lumba-lumba. Begitu sang pelatih menanyakan kepada saya : "mau di foto atau dicium lumba-lumba?" Maka saya memilih untuk dicium lumba-lumba. Saya ambil posisi sambil memangku anakku namun sayang istriku tak mau di foto. Mungkin dia takut hehehe...

Begitu hitungan ketiga si lumba-lumba berdiri dan langsung menyium anakku. Tetapi anakku tampaknya risih dan ia langsung menangis sekencang-kencangnya. Hehehe.. mungkin dia takut karena baru pertama melihat lumba-lumba.

Tak berapa lama kami kembali melihat atraksinya lagi. Dan kali ini, karena kami duduk di kelas VIP yang posisinya berada di depan, kami basah karena cipratan air dari silumba-lumba. waduhh... basahnya.

Setelah satu jam berlangsung. Akhirnya pertunjukan lumba-lumba berakhir. Rasanya senang bisa mengajak anakku jalan-jalan.

Monday, March 28, 2011

Jalan-jalan ke museum transportasi TMII

Seru juga Jalan-jalan ke Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah.








Di Museum Transportasi terdapat berbagai koleksi sarana transportasi dari berbagai jenis seperti transportasi darat, laut, sungai, dan udara yang dipamerkan baik di dalam dan luar ruangan. Berbagai jenis koleksi tersebut memberikan pengetahuan yang luas untuk kita akan dunia transportasi. Jenis kendaraan seperti kereta, perahu, sepeda, mobil, pesawat, andong, dan yang lainnya, akan banyak kita jumpai sebagai wawasan kita.
Berbagai koleksi sarana transportasi dapat dijumpai di dalam dan di luar ruangan. Jenis lokomotif generasi pertama yang dimiliki Perusahaan Kereta Api Indonesia sebagai upaya melestarikan budaya termasuk peralatan pendukung operasi kereta seperti rel kereta dan terowongan dipamerkan di museum ini. Lokomotif dengan nomor B 5004 buatan Inggris tahun 1880 merupakan generasi pertama dan tertua di museum. Yang menarik pengunjung adalah kereta api luar biasa (KLB) yang digunakan Presiden dan Wakil Presdiden RI pertama, Soekarno-Hatta pada waktu hijrahnya pemerintahan RI dari Jakarta ke Yogyakarta pada 3 Januari 1946. Koleksi bus seperti bus tingkat pertama yang diberi nama Si Jangkung Merah juga ada di Museum Transportasi ini. Pesawat Garuda Indonesia buatan Amerika Serikat tahun 1979 dan helikopter SAR buatan IPTN (Industri Pesawat Terbang Nasional) dipamerkan di bagian depan halaman Museum Transportasi. Berbagai jenis perahu baik tradisional maupun moderen juga terdapat di museum ini. Di bagian luar terdapat taman lalu lintas untuk anak sebagai sarana edukasi pengenalan dan simulasi tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Silahkan luangkan waktu anda untuk berkunjung dan berekreasi bersama keluarga ke Museum Transportasi di Taman Mini Indonesia Indah guna mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk edukasi.